ANALISIS KINERJA PEMASARAN TELUR AYAM DI KABUPATEN LIMAPULUH KOTA, SUMATERA BARAT

Putri, Mega Amelia and Yelfiarita, Yelfiarita and Afrizal, Roni (2020) ANALISIS KINERJA PEMASARAN TELUR AYAM DI KABUPATEN LIMAPULUH KOTA, SUMATERA BARAT. Prosiding Webminar Nasional Series Sistem Pertanian Terpadu Dalam Pemberdayaan Petani dI era new normal. pp. 370-376. ISSN 9786239504915

[img] Text
Analisis Kinerja Pemasaran Telur Ayam Di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.pdf

Download (293kB)
Official URL: http://www.ppnp.ac.id

Abstract

Usaha peternakan ayam petelur di Kabupaten Limapuluh Kota menunjukkan kondisi yang semakin memperihatinkan terutama jenis ayam buras. Hal ini dapat dilihat dari produksi telur dari jenis ayam buras yang terus menurun. Rata-rata penurunan yang terjadi sebesar 9,04% per tahun. Pengurangan itu terjadi akibat harga pakan ayam terus melonjak. Disisi lain, tidak sesuainya antara biaya produksi dengan penjualan dan diperkirakan karena perusahan besar masuk dalam pembudidayaan ayam dikampung-kampung. Permasalahan mendasar yang dihadapi peternak ayam petelur adalah ketidakstabilan harga yang juga berdampak terhadap kesejahteraan mereka. Perilaku harga yang terus berubah-ubah tentu saja akan mempengaruhi tingkat efisiensi pemasaran yang terjadi. Indikator efisiensi operasional yang digunakan adalah margin pemasaran, farmer’s share dan analisis fungsifungsi pemasaran. Pelaku pemasaran telur ayam di Kabupaten Limapuluh Kota terdiri atas peternak ayam, pedagang pengumpul, pedagang pengecer dan konsumen. Saluran yang dilewati terdiri atas dua saluran pemasaran. Hasil analisis margin pemasaran menunjukkan bahwa total marjin terbesar terdapat pada saluran pemasaran I (Rp. 8.541,42) dan Farmer Share terbesar dipeoleh petani pada Saluran II sebesar 83,35% dari total harga yang dibayarkan oleh konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa pilihan petani untuk melewati Saluran II akan memberikan nilai tambah lebih besar dibandingkan saluran I. Namun, dari sisi kerjasama yang selama ini terbangun. Petani lebih efektif menyalurkan hasil panennya melalui pedagang pengumpul. Fungsi-fungsi pemasaran yang dijalankan petani sebaiknya ditingkatkan pada proses penyimpanan dan penyaluran, sehingga petani dapat berperan sebagai pegumpul untuk meningkatkan pendapatannya.

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Depositing User: S.Sos Khairul Hidayat
Date Deposited: 08 Mar 2021 04:04
Last Modified: 08 Mar 2021 04:04
URI: http://repository.ppnp.ac.id/id/eprint/488

Actions (login required)

View Item View Item